Yuk Buat Passpor!!!

August 12, 2011 in Journal

Ada tulisan menarik dari Rhenald Kasali yang berjudul ’Passport’ dan dimuat di Jawa Pos tanggal 8 Agustus kemarin. Beliau selalu bertanya kepada para anak didiknya setiap kali memulai perkuliahan ”Siapa yang sudah punya passpor?” yang menjawab sangatlah sedikit, tapi ketika ditanya siapa yang sudah pernah naik pesawat, ternyata yang menjawab banyak sekali. Ternyata mayoritas anak didik beliau hanyalah pelancong lokal.

Tanpa passpor dunia akan seperti itu-itu saja
Bukan tanpa alasan jika beliau bertanya seperti itu, bagi beliau passpor adalah “surat ijin memasuki dunia global.” Tanpa passpor manusia akan kesepian, cupet, terkurung dalam kesempitan, katak dalam tempurung, dan menjadi pemimpin yang steril tanpa tahu dunia luar. Tanpa passpor dunia akan seperti itu-itu saja. Terus setelah punya passpor? Ya pergi keluar negeri lah. Dikatakan beliau menantang untuk tidak pergi ke negara yang berbahasa Melayu. Hehehe beruntunglah saya sudah punya passpor dan sudah pernah pergi ke negara yang tidak berbahasa Melayu.

ya saya piara babi ngepet dan tuyul, makanya duit saya nggak pernah habis
Tapi kemudian pertanyaan bodoh terlontar “Uang untuk beli tiketnya bagaimana?” hampir pasti semua bilang tidak ada uang, tidak bisa, dan tidak mungkin. Hanya orang bodoh yang bertanya seperti itu. Kalau saya sering dianggap banyak duit ketika banyak yang tahu saya sering melancong atau jalan-jalan. Nabung dong, kerja dong, masih belum percaya, ya saya piara babi ngepet dan tuyul, makanya duit saya nggak pernah habis. Pasti kemudian bilang begini ”Iya saya kerja dan nabung, tapi keperluan keluarga dan yang lain masih banyak, kamu enak masih single, bla bla bla” eeh buset tak lama yang bilang begitu beli macam-macam barang yang mahal yang berkali-kali lipat dari penghasilan saya, kenapa pakai bilang banyak keperluan segala. Capek deh, saya beli motor aja kredit tapi bisa dan mungkin kok.

passpor bisa loh dibuat senjata untuk kabur ke luar negeri
Intinya mau tidak pergi melihat dunia lain? Bagi kebanyakan orang yang tak pernah melihat dunia, luar negeri terasa sangat jauh, sangat mahal, dan sangat mewah, menembus kewajaran dan buang-buang uang. Apa yang bisa saya dapat dengan melihat dunia luar? Sesuatu yang sangat tak terbayangkan, pengetahuan, teknologi, kedewasaan, kematangan, rasa percaya diri, daya inovasi dan kreativitas, segudang pengalaman, cerita, gambar dan foto, serta kesempatan untuk maju. Satu lagi, passpor bisa loh dibuat senjata untuk kabur ke luar negeri, tuh ada contohnya ada. Jauh? Halah dengan naik pesawat dekat kok luar negeri. Mahal? Haish sekarang banyak kok tiket-tiket murah ke luar negeri, Preet dengan kemewahan, tidur di terminal atau bandara pun ok hehehe. Banyak kok hotel murah kalau mau getol nyari informasi.

Jadi tunggu apalagi, kesempatan sudah ada tinggal mau tidak ambil kesempatan itu? Ada kutipan yang sangat saya suka mengenai traveling ”Waktu kecil saya tidak punya uang dan tenaga untuk jalan-jalan. Ketika dewasa saya kerja dan punya uang serta tenaga untuk tapi saya tidak punya banyak waktu karena kerjaan saya. Beranjak tua waktu saya banyak dan duit berlimpah tapi saya sudah tidak punya tenaga”. Terus kalau begitu terus kapan jalan-jalannya? Jadi kenapa hanya duduk saja di dalam rumah.

Takut? Bahaya? Saya ada loh teman cewek dan dia bilang ingin melangkah ke luar negeri, langkah pertama ya buat passpor dulu lah. Setelah punya dia bilang ke saya untuk minta bantu mencarikan tiket ke luar negeri kemana saja asal murah. Dia berangkat sendiri dan pulang pun utuh tak kurang satupun. Anak kecil pun tahu mana yang bahaya mana yang tidak, antara jalan gelap sepi dan jalan terang dan ramai. Coba disuruh milih!

Jadi yuk buat passpor! Yuk melihat dunia luar!

About the author

Alid Abdul wrote 37 articles on this blog.

Blogger asal Jombang yang ganteng, baik hati, rajin nabung, dan hobinya ngelayap

Be Sociable, Share!