Pantai Pasetran Gondo Mayit, Namanya Tak Seseram Penampakannya

Halo readers, apa kabar? Baik-baik kan? Liburan kemarin kemana nih? Hehehe sok akrab banget yak. Ok seperti janji saya pada postingan sebelumnya bahwa saya yang ganteng ini huek akan posting mengenai pantai yang ada di Blitar. Setelah sarapan di warung sekitar makam Bung Karno, kami berpisah dengan Niko selaku host, dia nggak bisa ikutan karena hari itu hari minggu dan dia harus ke gereja. Ngomong-ngomong soal gereja saya turut berduka cita atas tragedi bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh di Kepunton, Solo, Jawa Tengah. #PrayForSolo, Amin.

Sebelum bertolak ke Pantai kami sempatkan mampir dulu ke Makam Bung Karno, karena dua ekor dari kami belum pernah ke Blitar sebelumnya. Tapi karena masih pagi gerbang masuk ke makam masih ditutup untuk umum, jadi hanya sempat masuk ke galeri museum saja. Puas berfoto-foto di depan patung Bung Karno serta Gong Perdamaian kita lanjutkan perjalanan ke Pantai Tambakrejo di bilangan Blitar Selatan.

Jangan dikira kami tahu arah menuju pantai, kami hanya mengandalkan papan petunjuk di pinggir jalan dan insting jalanan. Toh akhirnya kami sampai juga hehehe. Dari Blitar kota menuju ke Pantai Tambakrejo di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto butuh waktu sekitar 1 jam. Aspal jalan rapi, mulus, bersih, tapi hati-hati, karena melewati pegunungan jadi jalannya meliuk-liuk serta naik turun. Saya yang dibonceng teman pakai motor gede aja deg-degan, serasa naik roller coaster, wahana ancol kalah pokoknya. Dikarenakan melewati pegunungan kami sempat frustasi, katanya mau ke pantai tapi jalanan dari tadi menanjak naik menuju gunung, harusnya turun ke bawah. Tanya penduduk sekitar juga sudah mengiyakan bahwa jalan tersebut memang arah ke pantai.

Lega rasanya ketika melihat batu beton bertuliskan Desa Tambakrejo, tambah plong lagi ketika melihat portal gerbang selamat datang Pantai Tambakrejo. Bayar ongkos masuk hanya seribu perak perorang, motorpun hanya seribu perak. Duh nggak sabar segera parkir dan nyari toilet hahaha. Dari tadi nahan pipis.

Pantai Tambakrejo

Memasuki area pantai bau amis menyengat langsung menyambut, karena pantai Tambakrejo sendiri memang kawasan desa nelayan. Jadi ada pasar ikan dan perahu-perahu nelayan di sepanjang pantai. Agak sedikit nggak beruntung, karena pagi ini kabut tebal. Pandangan hanya sebatas sekitar 4-5 meter. Yah mungkin kita datang terlalu pagi, jam 8.30. Untung saja, tadi malam kita malahan berencana berangkat subuh-subuh untuk ngejar sunrise, kalau saja jadi berangkat pagi buta, bukan sunrise yang kita lihat malah cuma asap kabut tebal menyambut.

Pantai Pasetran Gondo Mayit Terlihat dari atas Bukit

Beranjak agak siang, sedikit demi sedikit kabut mulai menghilang, deburan ombak yang dari tadi hanya suara saja yang saya dengar mulai terlihat garang mencakar-cakar pasir pantai *cie bahasa gue gayah hahaha…* Meskipun kawasan desa nelayan tapi pantai Tambakrejo bersih. Tapi tujuan utama saya kesini tidak hanya Pantai Tambakrejo, tapi ke hidden paradise di balik bukit Pantai Tambakrejo, yup surga tersembunyi yang mungkin tidak semua orang tahu atau saya yang sok tahu bilang kalau tidak semua orang tahu padahal mereka tahu *puyeng dah ngomongin tahu dan tempe* mendingan beli ikan bakar seharga 3000 perak serta sambal kecap 2000 perak. Lebih ngirit lagi kalau bawa nasi putih dan sambal sendiri, gila ajah sambal kecap yang nggak sampai 3 sendok saja harganya 2000. Tapi yang dompetnya tebal, banyak kok warung-warung makan dengan menu ikan bakar.

Ikan Bakar = Rp. 3000,- Sambal Kecap = Rp. 2000,-

Di balik bukit Pantai Tambakrejo ada jalan setapak menuju surga tersembunyi, menuju tempat eksotis, mistis, semistis namanya, Pantai Pesatren Gondo Mayit. Dalam Bahasa Jawa ‘Gondo Mayit’ yang berarti ‘Bau Mayat’, bukannya saya mau menakut-nakuti, tapi memang itu namanya, memang saya tidak menemukan adanya plang ataupun papan dengan keterangan nama tersebut. Saya tahu kalau ada pantai dengan nama seseram itu juga dari blog teman, makanya saya penasaran ingin datang, saya mencoba googling dan memang benar bahwa ada pantai dengan nama Gondo Mayit alias Bau Mayat. Ngeri aja seandainya ada papan nama dengan tulisan “Pantai Bau Mayat” pasti pengunjung sudah kabur duluan. Saya juga lupa menanyakan kepada penduduk sekitar, kenapa dinamai dengan nama seram begitu.

Tuh bening banget kan

Katanya lagi ada kuburan di atas bukit karang dekat pantai lengkap dengan bau-bauan kemenyan, hiii tambah parno ajah hahaha. Tapi sumpah saya tidak merasakan hal-hal mistis tersebut, yang katanya menakutkan, bau mayat, dan sejuta hal-hal klenik tidak saya temukan di pantai tersebut. Hanya deburan ombak besar yang semakin siang semakin ganas mencabik bibir pantai. Air lautnya dingin dengan warna hijau toska, dan rasanya asin *nenek-nenek beranak pun tau klo air laut itu asin*.

Ombak Pantai Gondo Mayit

Pantai ini benar-benar perawan. Pantai Kuta dan Sanur di Bali seribu kali kalah. Karena memang pantai ini tidak dikelola oleh secara baik, baik pemerintah maupun swasta, jadi fasilitas yang ada terkesan apa adanya, bisa dibilang memang tidak ada, hanya satu toilet saja, mungkin dengan begitu kesan perawannya benar-benar terasa. Yang dibutuhkan hanya kesadaran pengunjung saja untuk tidak membuang sampah sembarangan. Karena saya menemukan bekas bungkus nasi dibuang seenaknya, kalau ketemu orangnya udah saya jitak *kayak berani aja*

Yah Meskipun ketika saya berkunjung lumayan ramai, tapi saya masih bisa merasakan betapa pribadinya pantai ini. Hanya satu penjual minuman yang ada serta toilet yang seadanya, selebihnya bukit karang, pasir putih, beningnya air, serta deburan ombak. Dan satu lagi tidak ada mayat, kecuali anda nekad berenang agak ke tengah, jangan macam-macam di pantai Jawa Selatan kalau anda tidak mau jadi bahan berita besok pagi di koran. Tahu sendiri kalau ombak di pesisir Laut Jawa Selatan itu ganas dan banyak memakan korban.

Sebenarnya di pesisir selatan Blitar masih banyak sekali pantai-pantai perawan, tapi saya ke Blitar khusus hanya untuk Pantai Pasetran Gondo Mayit ini.

Wonderful Indonesia, happy traveling!

 

About the author

Alid Abdul wrote 140 articles on this blog.

Blogger ganteng asal Jombang yang hobinya traveling dengan biaya seminim mungkin. Negeri impiannya adalah menjelajah India dari ujung ke ujung, dan menyukai segala sesuatu berbau India mulai dari musik, film, budaya, dll.

Related posts

  • Road to BlitarRoad to Blitar Halo apa kabar readers? Haduh sudah lama nggak apdet blog, semoga kagak jamuran neh blog. Mumpung masih syawal saya ucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri” hahaha minta digampar orang […]
  • Sehari Menjajah Bali SelatanSehari Menjajah Bali Selatan Artikel tentang Bali sangat banyak ditemukan di dunia maya, makanya saya lumayan malas sebenarnya mau menulis tentang trip saya ke Bali di bulan Ramadhan kemarin. Tapi banyak penggemar […]
  • Baluran, Africa van JavaBaluran, Africa van Java Dua kali saya ke Taman Nasional Baluran di Banyuwangi, yang pertama karena kecelakaan trip saya yang ke Nusa Barong gagal gara-gara cuaca nggak mendukung untuk menyebrang ke pulau yang […]
  • Sehari Menjelajah BlitarSehari Menjelajah Blitar Di suatu hari pada minggu pagi yang cerah ceria, saya dan sahabat kental saya @aditkecill janjian untuk touring naik motor ke Kota Patria yang jaraknya hanya sekitar 2 jam dari Jombang. […]
  • Panasnya Trekking di Taman Nasional Pulau PinangPanasnya Trekking di Taman Nasional Pulau Pinang Hari kedua di Penang saya sengaja bangun agak siang, setelah menghabiskan roti dan pisang menu sarapan ala barat yang disediakan oleh pihak hostel saya keluar sekitar pukul 10 pagi. […]

57 Responses to “Pantai Pasetran Gondo Mayit, Namanya Tak Seseram Penampakannya”

  1. maminx says:

    waww bahasanya mencabik cabik, ganas, super sekali :D
    mahal amat kecap gak sampai 3 sendok udah 2ribu. ikan bakarnya aja cuman 3ribu ya.

    pantai nya bening banget emang ya, bersih, dan ombaknya mayan gede ya. seru pasti

  2. Yungz28 says:

    Hemmm… Itu bau amis gara-gara ada loe! wkwkwk…
    Pantai Gondo Mayitnya bagguuuussss!! Jadi pengen kesana, emang blitar kalo dari Jember brapa jam yak?! :D

  3. ade_surya says:

    Indah banget n kayaknya enyak tuh makanannya..

    tapi sayang,aku masih sekolah,jadi belum ada uang buat jalan2 yang jauh :D

  4. arif says:

    wow, namanya serem. saya catet dulu mas, diingat2. lha saya jarang main/dolan ke jatim jhe hehehe :D

  5. Yungz28 says:

    iyaaaa, diajak lagi ma temen kantor, dia ada urusan. Sekalian ke Slopeng, bukit kapur dan kampung pasir yang terlewatkan pas itu. Tapi kali ini naik bus!! Bingung pilih yang mana, cz anak CS juga mo ke Bromo, madakaripura dan Pulau Gili Probolinggo… huhuhu, mending pilih mana yak?!
    Yungz28 recently posted..SOP CEKER TP 4

  6. Irfan Handi says:

    Bener ya gak seseram namanya. Pantainya bersih.
    Sekali-sekali cobain jalan-jalan ke senggigi Lombok Mas, Habis tu ngejoss ke Gili Terawangan, Manteb dah.
    Irfan Handi recently posted..bootingskoblog Datang Lagi?

  7. SYAIFUL says:

    salam kenal,

    kapan ya bisa ke sana.
    kalau dari Riau jauh ngak ya

  8. Sriyono Smg says:

    indonesia memang menyimpan sejuta pesona, seandainya bisa lebih tergali lagi…
    Sriyono Smg recently posted..Macao Supreme Shabu House

  9. Evan says:

    Weisss.. keren bgt mas broo…. sayang baru tau sekarang.. coba pas dulu aku masih di kediri,, tak kunjungi tu pantai,hehee…
    salam kenal yoo :)
    Evan recently posted..MELANKOLI SENJA BOGOR – JAKARTA

  10. busett!!, bening amat tuh airnya? Kalo di Jakarta ada pantai kaya gitu, gue yakin banget cuma dalam jangka waktu beberapa bulan airnya bakal langsung berubah jadi coklat. Hahahaha..

    Nice trip, salam kenal ya.. :D

  11. dihas says:

    pantainya bagus….
    kayak kuta kalo digarap….
    maknyus tu ikannya….
    murah lagi…
    :)
    nice info mas…
    dihas recently posted..FUTSAL BC @ BSC HARI SELASA JAM 10.00 – 13.00 WITA

  12. dhenok says:

    hix, saya sedih baca postingan kamu Lid.. saya sedih liat pantainya.. Palembang gk ada pantai, dan terakhir ke pantai sekitar 4 tahun yang lalu.. ajak saya dong ke pantai #mewek :((

  13. ericka manis says:

    hmm.. warna ombaknya baguss dull :D ehh lu kalo ke Lombok Senggigi juga gitu.. jalannya meliuk2 naik gunung baru ntar ketemu pantai.. sumpaaaahhh indahhh bangett.. hahaha.. jadi pengen ke gondo mayit..

    Idiih naik motor gede… ?? gede aseppnyaa hahahah #kabooerr
    ericka manis recently posted..Paspor = Calo..?!

  14. isnuansa says:

    Mingin-mingini! *sepak*

    Hahaha, itu kecapnya lebih mahal daripada ikannya.
    isnuansa recently posted..Andai Harry Potter Pakai Simpati

  15. Aditya Fajar says:

    Uih mantap nian bisa jalan-jalan terus.

    Harap ngelayapnya diterusin biar bisa tahu lokasi-lokasi seru di tanah air! :)

  16. Keren om Pantai Pasetran Gondo Mayit, bener-bener gak serem. Kabutnya malah membuat Pantai Pasetran Gondo Mayit jadi terlihat mempesona. Yah itu menurut saya. Kapan-kapan kalau ada kesempatan saya juga pengen kesana.

    Mendengar namanya, saya rasa ada sesuatu misteri di balik namanya om. Pasti ada alasan berbau mistis lah terkait namanya.
    Galuh Ristyanto recently posted..Buat Facebook Kamu Jadi Lebih Aman. Login Facebook dengan Kode Konfirmasi.

  17. sulung says:

    Wiis, view dari atas bukitnya bagus banget Mas.
    Airnya jernih pula, kaya air minum yang dimasukin ke laut. :D

  18. Mas Jier says:

    wah saya juga pengen kesana euy. Dulu waktu di Surabaya nggak sempet kemana-mana soalnya di surabaya aja tempatnya bagus-bagus

  19. tomi says:

    wahh bisa dijadikan referensi baru nih mas.. namanya serem tp klo dilihat dari fotonya keliatannya pantainya sangat menyenangkan :D
    tomi recently posted..Indosat Menyerahkan Blackberry Dakota Pertama di Indonesia

  20. Rumah says:

    hehe ..benar ,,,
    nama tidak seseram penampakkan nya …

    nice post :)

  21. Reza Saputra says:

    ha. ada ya? namanya kok aneh banget yah,,, mayit ikan mungkin mas :D
    Reza Saputra recently posted..Kok Banyak Iklan Pembesar Anu?

  22. elly says:

    Akhirnya diaplot juga… itu Gondo mayit… kirain Gondo itu artinya membawa :D horor juga kalu dibayangin itu kenapa dikasih nama begitu karena dulu tempat orang membawa mayat ke sana…. :D

    Eh itu ombaknya si mayit kok keren yak…. itu cuaca emang lagi gloomy gitu apa begimana? misty yet goosebumpy :D nice report bang… lanjut dunk :D Goa Goa.. we want Goa #sekarepDewekNyuruh
    elly recently posted..waiting for the daylight (Dieng trip part 2)

    • Alid Abdul says:

      oi bulek klo bawa itu bondo hahha,,, gondo itu mambu mambu gitu deh :p *sok jawa*
      horor sih yak,, tapi untung gak dikasih papan nama, klo gak dah kabur tuh pengunjung hahhaa…

      iye sih radak gloomy gloomy gitu pas kesana, kabutnya coiii,,, mistis tapi indah :)
      aduuhhh goooaaa gue gak kesono mbak yuu,,, dari situ langsung ngacir pulang haha

  23. dhila13 says:

    eh, gw minta dunk itu ikan bakar kecap :D
    dhila13 recently posted..Mengenal Akar Tuba

  24. Puppy says:

    cantikkkk… seneng ngeliat pantai2 Selatan Jawa gini, pasir putih+ombak besar = cantik

  25. @helgaindra says:

    kebayang ya kalo emang baunya kaya mayit beneran
    sempet merinding gak disana?
    ada penampakan?

    eh ini termasuk pantai selatan kan?
    hiiii
    @helgaindra recently posted..Bermalam di Awana Genting Highlands (MSS 2011)

  26. Citra Rahman says:

    Bagus sekali pantainya, Lid. Kalau pagi berkabut gitu jadi tambah keren.

  27. […] Pantai Pasetran Gondo Mayit, Namanya Tak Seseram Penampakannya […]

  28. Jefry says:

    harga ikan dan sambal kecapnya bener2 tidak imbang
    btw pantainya bersih sekali ya dan moga saja tidak ada yang membuang sampah sembarangan disana..
    Jefry recently posted..Cara Cek dan Pembayaran Tagihan Telepon Secara Online

Leave a Reply

CommentLuv badge