Jingkrak-Jingkrak Di Konser 1 Dekade J-Rocks

19

Fast reader silahkan pergi! Dibaca normal hanya butuh 3 menit dari hidupmu.

Saya langsung mengiyakan ajakan sahabat saya Adit, atau lebih tepatnya saya menawarkan diri untuk ikut nonton konser J-Rocks di Malang sekitar 1,5 bulan lalu. Lagipula sudah lama juga saya nggak jingkrak-jingkrak nonton konser grup band Indonesia, itung-itung mengingatkan diri sendiri betapa alay-nya saya hehe. Apalagi katanya konser J-Rocks digelar dengan sangat istimewa. Saya sih bukan fans-nya J-Rocks tapi saya suka grup band tersebut karena lagu-lagunya enak di dengar dan ada beberapa lagu yang memotivasi. Satu lagi, band tersebut begitu berkarakter dan beda dari sekian grup band yang ada di Indonesia. Beda dengan kawan saya karena dia seorang J-Rockstar (sebutan bagi fans militan J-Rocks), dan dia juga adminnya twitter @Jrsc_Jombang, upps buka rahasia muahahaha.

Butuh perjuangan tersendiri untuk ke Malang, karena di tanggal 16 November 2013, di hari yang begitu dinantikan hujan deras, alhasil kami menerjang hujan selama 4 jam dari Jombang ke Malang. Yup kami harus berhati-hati naik motor karena hujan dan jalanan berkelok naik turun gunung sehingga butuh 4 jam baru sampai di Malang di tambah istirahat. Sampai di Malang kami numpang bersih-bersih di rumah kawan saya di Malang sebelum ke venue di Graha Kartika Hotel. Terima kasih kepada Google Maps yang telah kesekian kalinya mempersembahkan acara nyasar kepada saya, mmpppffttt.

J-Rockstar dari berbagai kota

Pelataran dan parkiran Hotel Kartika Graha sudah penuh dengan para fans militan (J-Rockstar) dan mereka terus berdatangan dari berbagai kota. Saya berasa di tempat yang salah karena hampir semua pakai kaos bertuliskan J-Rocks sementara saya hanya pakai kemeja tanpa atribut apapun hahaha, Adit pun juga beratribut J-Rocks hiks. J-Rockstar dari berbagai kota tumplek blek jadi satu malam itu di satu tempat demi menyaksikan penampilan band kesayangan mereka. Acara dimulai sebenarnya pukul 8 malam tapi yang namanya Indonesia memang jam karet beneran, jadi acara dimulai tepat pukul 9 malam.

Bintang Tamu, Anji Drive dan Vicky Shu

Seperti yang saya bilang di atas, konser 1 Dekade J-Rocks kali ini digelar dengan istimewa, yah karena mereka ingin merayakan kebahagiaan 10 tahun terbentuknya J-Rocks bersama para fans dengan menggelar konser tunggal. Tempatnya pun sangat istimewa, di gedung hotel, indoor, bukan outdoor seperti konser-konser band rock biasanya. Karena bertempat di gedung itulah tiket jadi mahal, 100rb, beruntung Adit sudah pre-order di kalangan J-Rockstar jadi dapat diskon menjadi 75rb. Lumayan. Itu harga tiket festival, yang VIP lebih mahal lagi tentunya.

Saya sudah membayangkan betapa crowded-nya sewaktu konser nanti, tapi saya salah. Konser band rock ini begitu tertib sekali, mulai dari penonton masuk, sewaktu konser, dan setelah konser. Bahkan konsernya Shah Rukh Khan di Bogor kalah tertib. Lantainya berkarpet, jadi bisa ngemper ngglesot selonjoran tanpa kotor-kotoran. Ah saya jadi katrok haha, iyalah biasanya nonton konser band gitu di lapangan dan disiram air sewaktu konser berlangsung hehehe.

Grup band yang digawangi Iman (vokalis), Sony (gitaris), Wima (bassist), Anton (drum) membuka konser dengan lagu “Perjalanan” dan teriakan histeris penonton langsung berkumandang seantero gedung. Sahutan “J-Rockstar” yang kemudian dibalas dengan “Satu Spirit” bertalu-talu tanpa henti. Saya pun merasakan euforia keriuhan tersebut dan ikutan berdendang serta jingkrak-jingkrak mengikuti irama dentuman musik. Dari sekian lagu-lagu J-Rocks tidak semua saya bisa hafal, hanya beberapa lagu populer saja yang saya tahu. Dan dari sekian lagu tersebut, saya paling menantikan penampilan mereka menyanyikan lagu Madu & Racun, I’m Falling In Love, dan Meraih Mimpi. Entah berapa lagu yang mereka nyanyikan, yang jelas mereka berhasil membuat peluh para penonton mengalir deras membasahi tubuh masing-masing.

Terlihat mereka tiga kali berganti kostum panggung, pada pembukaan pertama mereka memakai Batik dengan corak burung, jadi ngiler pengen batiknya juga. Kedua mereka memakai kostum dengan tema Harajuku, terakhir mereka memakai tema Preppy Style. Pada konser tunggal tersebut mereka juga turut mengundang bintang tamu Vicky Shu dan Anji dari Drive untuk mendukung mereka. Tepuk tangan untuk kedua bintang tamu tersebut karena mereka berhasil membuat konser menjadi tidak terlupakan. Yang patut diacungi jempol adalah J-Rocks juga berkampanye mengenai bumi, mereka begitu peduli dengan kelangsungan lingkungan yang semakin lama semakin rusak oleh ulah manusia. Di panggung dilakukan secara simbolis penyerahan bibit pohon untuk mendukung pelestarian lingkungan.

Simbolis penyerahan bibit pohon

Nggak rugi rasanya membayar tiket konser dan menikmati suguhan 3 jam tanpa henti dan jingkrak-jingkrak bersama J-Rockstar. Lagu favorit saya “Meraih Mimpi” menutup pagelaran konser dan membuat bulu kuduk saya berdiri. Nggak salah memang kalau J-Rocks selalu mengusung slogan 1Spirit (Satu Spirit), karena rasanya energi dan spirit dari pagelaran konser tersebut sampai sekarang masih terngiang-ngiang di otak saya. Selain itu, 3 hari setelah konser saya demam tinggi karena pulang dari Malang juga kehujanan hahaha.

J-Rockstar 1Spirit

*sebenarnya ada beberapa video sewaktu mereka konser, dikarenakan begitu riuhnya suara penonton serta sound system yang yahud, sehingga suara di video jadi rusak karena frekusensi, jadi malas upload, padahal gambar yang dihasilkan HD hiks*

19 COMMENTS

  1. yes, you should owe Adit this. haha. Dia kan selama ini temenin kamu travel. These are what friends are for. 🙂

    tp syg.. adit was the only one driving. haha

  2. *sebenarnya ada beberapa video sewaktu mereka konser, dikarenakan begitu riuhnya suara penonton serta sound system yang yahud*

    Soundsystem yang yahud itu semacam sarkas atau beneran sih mas, wkwkwkwkw

    • aku gak ngerti mas bro hahaha, sampean kan yang lebih jago urusan ginian hahaha, secara kerjaan sampean gitu. haha

      Tapi bukan sarkas kok, karena gak terima dengan hasil rekaman kemarin saya jadi gugling2 tentang hal ini dan ternyata emang rata2 video rekaman amatir konser yg direkam dengan video kamera seadanya, handycam, etc deh. itu pasti noise hasilnya karena kena frekuensi bass dari soundsystem dan suara sekitar yg crowded gitu. dapat tips juga kudu dikasih lakban di mic on nya di kamera hehehehe.

      Soundnya beneran yahud kok 🙂

Leave a Reply