Kemegahan dan Keunikan Kuil Chin Swee di Genting Highland

2

Fast reader silahkan pergi! Dibaca normal hanya butuh 1 menit dari hidupmu.

Akhirnya terkabul juga keinginan gue untuk melihat pagoda secara langsung, waktu kecil gue penggemar berat serial dari Cina berjudul ‘White Snake Legend’ jadi ceritanya itu si ular putih dikurung di pagoda petir atau pagoda Leifeng sama biksu Fa Hai. Jadilah gue kesengsem  untuk melihat pagoda secara langsung. Di hari ketiga tur MySelangorStory, jam 9 kita check out dari Genting untuk melanjutkan ke tempat tujuan berikutnya kita mampir sebentar di Chin Swee Temple, kuil ini masih merupakan satu kepemilikan dengan Genting Highland, almarhum Tan Sri Lim Goh Tong yang juga pendiri dari Genting membangun kuil ini sebagai rasa syukur atas keberhasilannya. Jadi dia ingin membangun kuil semirip mungkin dengan yang aslinya di Desa Penglai di Fujian, Cina.

Pendiri Genting Highland dan Kuil Chin Swee

Tan Sri (Dr) Lim Goh Tong

Lokasi kuil ini satu jalan menuju ke Genting Highland, jadi kalau ada waktu sempatkan untuk mengunjungi kuil ini untuk sekedar mengagumi arsitektur dan keindahannya. Meski terkadang berkabut, tapi justru itulah menambah suasana jadi gimana gitu. Terlebih pagodanya ^_^ sayang kuil ini bukan tujuan utama tur kita jadi hanya sebentar saja, padahal masih belum puas keliling-keliling. Karena hanya kunjungan sebentar gue tidak begitu tahu filosofi dari bangunan-bangunan tersebut, kenapa ada ini kenapa ada itu. Boro-boro masuk ke pagoda, foto di depan saja sudah puas. Yang jelas bangunannya megah dan khas dengan sentuhan Cina. Dilihat dari lokasinya di lereng gunung begini pasti susah bangunnya. Uniknya lagi, dalam kuil ini ada hotelnya loh.

Genting memang lengkap dah, hiburan ada, tempat judi ada, tempat sembahyang juga ada ^^

Belum juga puas lompat-lompatan dan foto-fotoan eh uda “come quick, hurry up, GET IN THE BUS”


 


2 COMMENTS

  1. untuk yg ini harus gw acungi jempol buat Malaysia!

    “Jadi dia ingin membangun kuil semirip mungkin dengan yang aslinya di Desa Penglai di Fujian, Cina.” di Indonesia mah terlalu kolot, maklum lah kalo banyak orang kabur dari sini….

    miris…., tp itulah kenyataan… 🙂

    *btw, gw ada dvd White Snake Legend kumplit lhoooo… hahahaha… #gakPenting

Leave a Reply