Sekejap di Chennai

62

Fast reader silahkan pergi! Dibaca normal hanya butuh 3 menit dari hidupmu.

Saya di Chennai hanya sebentar, numpang mendarat, numpang makan, dan numpang pipis saja. Pagi itu saya tiba di Chennai yang merupakan Ibu Kota negara bagian Tamil Nadu di India dan kota terbesar keempat. Kalau di Indonesia disebutnya provinsi. Pada hari yang sama saya harus pergi dari Chennai menuju Bangalore di negara bagian Karnataka dengan naik kereta pada malam hari. Mengendarai kereta malam, jug kijag kijug kijag kijug, kereta berangkat, jug kijag kijug kijag kijug. Halah malah nyanyik.

Map Chennai India

Chennai Express kereta api jurusan Chennai ke Mumbai, namanya pernah menjadi judul film yang dibintangi Shah Rukh Khan dan Deepika Padukone

Merasa punya banyak waktu luang sebelum keberangkatan kereta nanti malam saya mengunjungi Mahabalipuram di temani Hari. Saya pikir akan menghabiskan banyak waktu di Mahabalipuram, nyatanya hanya setengah hari saja saya kelar mengunjungi semua tempat menarik di sana. Karena Hari tidak bisa menemani saya seharian penuh, setelah makan siang saya diantarkan ke stasiun kereta MRTS terdekat. MRTS itu semacam MRT-nya Chennai tapi keretanya tidak ada AC-nya dan tidak secanggih MRT pada umumnya. Stasiun Taramani tempat saya naik malah kesannya creepy banget karena bangunan luarnya belum selesai dan penerangan agak temaram. Ada anjing berkeliaran pula di dalam stasiun dan melotot ke saya hiii, saya kan takut anjing. Tapi masih mending di Chennai ada jalur MRTS dengan rute lengkap ke segala penjuru sehingga memudahkan warganya untuk mobilisasi.

sekejap-di-chennai.jpg.jpeg

Saya turun di stasiun Thirumayilai sekalian ke Kuil Kapaleeswarar yang dekat stasiun. Mani Ghiriesh kawan saya yang lain telah menunggu di depan pintu keluar stasiun dengan motor besarnya yang siap mengajak saya keliling Chennai. Niat saya ingin motret refleksi Kuil Kapaleeswarar dari belakang karena ada kolam di sana.

Sayang ketika saya datang kuilnya sedang dalam renovasi dan banyak bagian yang ditutupi terpal. Hiks kesal. Terlihat beberapa orang sedang sibuk menyiapkan Festival Duhsehra dengan mengecat dan menghias beberapa patung dewa. Duhsehra adalah festival yang merayakan kemenangan kebaikan melawan keburukan dengan simbol kemenangan Rama mengalahkan Rahwana. Saya melihat festival Duhsehra melalui beberapa film Bollywood seperti SwadesDelhi 6, Rang De Basanti, Goliyon Ki Rasleela Ram Leela, dsb. Melihat dari film saja saya membayangkan betapa meriah dan ramainya festival tersebut. Diakhir festival sebuah panah api ditembakkan ke patung Rahwana berkepala sepuluh yang terbuat dari kertas dengan ukuran yang kemudian terbakar habis. Sayang ketika festival berlangsung saya malah berada di kota yang tidak merayakan festival tersebut secara besar-besaran.

sekejap-di-chennai-4.jpg.jpeg

Ngambek karena nggak dapat foto bagus di Kapaleeswarar saya diajak Mani ke gereja San Thome Basilica, gereja bersejarah yang dibangun di atas makam apostle (rasul umat Kristiani). Di dunia ini hanya ada 4 gereja yang dibangun di atas makam apostle yaitu; St. Peter’s Basilica di Roma, Italia. Gereja Saint James the Great di Santiago de Compostela, Spanyol. Ghareh Keliseh Monastery of St. Thaddeus di Ghara-Kilise, Iran. Entah kenapa hanya 4 saja di dunia ini? Padahal seharusnya ada 12 rasul. Rasul di sini maksudnya adalah 12 murid Yesus yang menyebar ke berbagai tempat untuk menyebarkan agama. Kenapa mereka begitu istimewa? Sebab mereka adalah murid pertama dari Yesus yang tercatat di kitab suci. St Thomas sendiri bertugas menyebarkan ajaran Kristen ke Persia dan India.

sekejap-di-chennai-3.jpg.jpeg

Altar

Saya diajak Mani ke belakang gereja dan ke bawah tanah di mana terdapat makam dari St Thomas. Terdapat pula museum yang menyimpan informasi sejarah dari gereja dan perkembangannya. Dibilang makam utuh mungkin tidak karena di sini hanya disimpan beberapa bagian relik dari St Thomas. Selebihnya dibawa ke Edessa di Mesopotamia, sekarang bernama Sanli Urfa, Turki.

sekejap-di-chennai-2.jpg.jpeg

Kelar di gereja Santhome, Mani membonceng saya keliling Chennai nggak jelas hingga menjelang senja. Mau ke museum dan benteng pun sudah tutup. Akhirnya kami bersantai di pantai Marina sambil jajan. Pantai Marina di Chennai ini merupakan pantai terpanjang di dunia dengan panjang 13 km. Byuh jaraknya seperti dari kampung saya Ploso ke kota Jombang. Kalau jalan kaki bisa gempor hehehe.

sekejap-di-chennai-5.jpg.jpeg

sekejap-di-chennai-6.jpg.jpeg

Pantai ini populer di kalangan masyarakat lokal untuk hangout dan merupakan pantai paling ramai sepanjang masa. Dan ketika bencana tsunami tahun 2004 pantai ini tersapu bersih dan menewaskan ribuan nyawa. India, Sri Lanka, dan Thailand terkena dampak paling besar setelah Indonesia yang paling parah. Sekarang kondisinya sudah normal dan setiap sore ramai dengan manusia. Nggak heran jika Indonesia begitu dikenal di India Selatan karena sama-sama menanggung bencana yang bersamaan. Ketika ditanya saya dari mana dan begitu saya jawab Indonesia, hampir semua menyahut “Tsunami”.

Animasi Tsunami Samudra Hindia 2004, source: Wikipedia

Menjelang keberangkatan saya ke Bangalore saya numpang mandi sebentar di asrama kawannya Mani dan kunjungan saya di Chennai ditutup dengan melahap seporsi Paya; daging kambing yang dimasak selama 8 jam dengan rempah-rempah. Rasanya pedas menggoda iman, padahal saya tidak begitu suka dengan daging kambing tapi tetap habis satu porsi haha.

sekejap-di-chennai-8.jpg.jpeg

Paya pedesnya bikin misuh 😀

sekejap-di-chennai-9.jpg.jpeg

Aduh kenapa saya terlihat chubby -___-

Perjalanan saya di India masih berlanjut ke Bangalore jadi tunggu saja kelanjutan ceritanya kalau saya nggak malas posting #digemplang

Happy traveling!

62 COMMENTS

  1. Suwe nde Chennai koyoe seru yakkk… Btw ada kalimat di atas sing bikin syok, “saya diajak Mani ke belakang gereja…” lah ning njero gerojo kok ngunu kui? eh jebule koncomu jenenge Mani hahahaha

    • Bhuahahaha utek ngeres wkwkwkw… Mani kalau bahasa Tamil artinya permata loh. Ada sutradara India kece namanya Mani Ratnam. Nang Jowo mani artine pejuh wkwkwkwkw

  2. Coba Lid, bikin tulisan mengenai daftar kota atau provinsi di India yang wajib dikunjungi. Kamu ini spesialis Indiahe sepertinya. Lumayan buat catatan perjalanan ke India. Hehehe..

    • Wekekekeke kesengsem sama India sampai dibelain dua kali ke sana, pengen balik lagi nanti ke provinsi yang lainnya ehehe. Dari ujung utara sampai selatan India wajib dikunjungi 😀

    • Budal sih mak, naik sepur 2 dino sampek hehehe. Paya ncen terkenal nang utara, tapi mbuh nang Chennai kok onok 😀

      Pedese mrico kudu misuhi uwong hahaha

  3. Wkwk waduh ternyata yang terkenal di indonesia di mata warga sana adalah tsunami.

    Chennai ya? Langsung keinget film india yang judulnya Chennai Express kalo gak salah *gapernahnonton

  4. mas pilih chennai karena pintu masuk e-visa kah atau emang kepincut karena nonton filmnya? kalau dari tulisan mas gak begitu banyak tempat wisata disini atau karena kunjungannya terbatas waktunya jadi gak sempat eksplore, btw dpt teman orang lokal dari grup CS kah?

    • Ini kunjungan saya ke India kedua kalinya hehe, dulu ke India utara sekarang nyobak yang selatan 😀

      Yup beberapa CS dan beberapa temen nemu entah di mana haha

  5. lama nggak mampir di blog ini.. dulu bacanya masih yang lokal-lokal sekarang udah sampe luar negeri..

    ajib mas… lanjutkan (y)

    • Nah loh ketahuan kan gak pernah nyambangi blogku dari awal hohoho. Orang bertahun-tahun sejak domain dotcom saya uda berkelana baik lokal dan interlokal kok :p

  6. Lid paragrafmu dowoooo. Dienter to Lid. Hahaha

    Aku yo gelem kui daging kambing opomaneh bumbune pedes. Waaaaaah.. Langsung lahap!

    Kui ning grejo foto foto ngono sante ya? Gak dilarang2? Padahal koyoke lagi enek acara ya kui?

    • aku aras-arasen ngenter :p
      kebetulan hari minggu jadi banyak yg ibadah, tapi acaranya uda kelar tinggal sante-santenya. Yg penting nggak ganggu sih klo moto 🙂

  7. Eh aku aja malah nggak tahu lho dengan 4 gereja yang menyimpan makam para rasul itu, hahaha.
    *tutup muka pake Alkitab*

    Ketika negara sendiri dikenal karena bencana, di situ Mamat merasa sedih..

  8. setelah nonton film “Chennai Express” nya SRK terpesona melihat nih tempat
    India selatan didominasi oleh suku Tamil, cmiiw 😀

Leave a Reply